Sajak-Sajak Doa yang tak Merayu

Ya Allah, Yang Maha Kuasa

Ujian batin ini begitu menyiksa

Melihat saudara sebangsa

Merenggang nyawa akibat keangkuhan kepala negara


Ya Allah, Yang Maha Perkasa

Tanya ini semakin menyala, apa akhir dari ini semua

Ketika makhluk-Mu turut binasa

Dilalap api yang bukan lagi peribahasa


Ya Allah, Yang Maha Besar

Jutaan pohon itu habis terbakar

Yang bertasbih dari ujung daun sampai akar

Rumah aneka makhluk hilang hingga dasar


Ya Allah, Yang Maha Merajai

Sampai kapan lakon raja-raja sesaat di bumi

Kau angkat nyawanya untuk memutus masa kelam ini

Pelajaran apa yang sedang Engkau tanamkan dalam iman kami?


Ya Allah, Yang Maha Pengasih

Jika hadiah syahid untuk jalan yang perih

Hadiah syurga untuk hamba-Mu yang terpilih

Maka lindungi kami tetap di jalan yang bersih


Ya Allah, Yang Maha Penyayang

Sajak ini bagian dari tafakurku yang mampu terbilang

Selama tulisan-tulisan ini tak hilang

Menjadi penenangku yang kalut bukan kepalang


Ya Allah, Yang Maha Pengampun

Ampuni jikalau hamba salah tatkala mendoakan

Ampuni jikalau hamba marah dan memohon keburukan

Setiap kali mengetahui langkah tak elok dari pemangku kebijakan


Ya Allah, Yang Maha Mengetahui

Berikan kami ketenangan hati

Dalam bagian skenario-Mu di Bumi

Dan kuat secara raga menghadapi semua ini


Amin.


Rindu saja.

Kini, ia hanya bisa kulihat dari foto

Sembari membayangkan suaranya 


Apa yang bisa menyembuhkan duka ini

Orang-orang bilang, Doa.


Insya Allah.

Hi, Dad

Hey Daddy, I hope you're well

In the silence where angels dwell

I still hear your gentle voice

In every prayer, in every choice


There are more nights I break apart

Missing you with all my heart

But I trust Allah’s greater plan

And pray to be strong again


Sometimes I wish I had more time

To hold your hand and say goodbye


I thought there would be tomorrow

To laugh, to cry, and say “I’m sorry”

I thought there would be tomorrow

To joke, to play, and tell our stories


Now you're waiting in the barzakh

Beyond this world so far away

I hope Allah will reunite us

In Jannah one sweet day


I remember the days we shared

Every moment when you cared

Your advice still guides my way

Even though you cannot stay


If tears could build a road to you

I’d walk through every storm I knew

Until the sky turns bright above

And brings me back to your warm love


So I’ll keep praying every night

May your grave be filled with light

And when my time on earth is through

I pray that I’ll return to you



I thought there would be tomorrow

Another chance to make things right

I thought there would be tomorrow

Another day, another night


Now you're waiting in the barzakh

Where peaceful souls will someday rest

I hope Allah will reunite us

In Jannah, forever blessed



Hey Daddy, I miss you

Every single day

But InshaAllah we will meet again

And never fade away

Relawan...

Wahai hati yang rupawan

untukmu, para relawan

kan kudoakan diberi kekuatan

ragamu slalu disehatkan


Wahai jiwa-jiwa pilihan Tuhan

teguhlah dijalan kemanusiaan


Sakit sama melihat ketidakadilan

Perih sama melihat kedzaliman


Hati yang murni, memilah batil dan kebajikan

Hati yang teguh, menerjang dalam perjuangan


Wahai hati yang rupawan

untukmu para relawan....


Jika Itu Sudah Gersang, Bagaimana?

Dan kau inginkan ku jadi kekasihmu
Dimana tanpa ada kata untukku
Dan kau berharap ku menyadari itu
Dengan hati yang sudah pernah patah dimasa lalu

Ku pernah sebenar-benar jatuh hati,
Merangkai masa depan dalam mimpi,
Hingga daun-daun berguguran
Hanya kutemukan kekeringan

Dimana bunga-bunga diatas sana
Menaungiku dengan harum semerbaknya
Satu-dua kelopak menyapu pipi
Sesekali seutuhnya

Hingga musim berganti
Bunga itu tak disana lagi
Tak pula kutunggu
Karena ku tau itu bukan pohon milikku

Dan ia mekar lagi, di musim yang lain
Menggodaku dengan warna-warna indah
Mengundangku tuk datang lagi
Hingga ku kembali tidur dibawahnya

Ku bangun dari lelap, menuntut sapuan darinya
Tak ada lagi kudapat selain angin panas

Bertahun kubiarkan saja, sampai ku lupa
Hingga akhirnya ku pergi dari sana


Dan kini kau inginkan ku jadi kekasihmu
Dimana tanpa ada kata untukku
Dan kau berharap ku menyadari itu
Dengan hati yang sudah pernah patah dimasa lalu

Perempuan dan Dinamika Perasaan

Ada hari dimana aku membayangkan seseorang jadi pendampingku
Ada hari dimana aku larut dalam pekerjaan dan tidak memikirkan siapapun
Ada hari dimana aku kesal tanpa alasan jelas 
Ada hari dimana aku tertawa lepas begitu saja
Ada hari dimana aku menjadi sangat rajin membersihan rumah sampi kecelah-celahnya
Ada hari dimana aku menumpuk baju kotor hingga berhari-hari
Ada hari dimana aku menanam bunga, merapikan pot dan checkout bibit baru
Ada hari dimana aku meringkuk di balik selimut seharian
Ada hari dimana aku menuliskan ide-ide cemerlang dan merealisasikannya
Ada hari dimana aku mengubur ide-ide yang kemarin aku tuliskan
Ada hari dimana aku berputar-putar di depan cermin dengan pakaian terbaik
Ada hari dimana aku cukup memakai kaus kusam sedikit kusut
Ada hari dimana aku memilih membaca buku dengan tenang
Ada hari dimana aku mencari teman untuk bercerita panjang
Ada hari dimana aku menjadi sangat produktif dan teratur
Ada hari dimana aku mengerjakan tugasku dengan baik
Ada hari dimana aku menyelesaikan setiap hal tanpa drama
Ada hari dimana aku membuat drama untuk masalah yang tak ada
Ada hari dimana aku merasa buntu dan tidak bisa menuliskan apapun
Ada hari dimana aku makan begitu banyak
Ada hari dimana aku tak ingin makan sama sekali
Ada hari dimana aku mencari seseorang untuk ku peluk
Ada hari dimana aku tidak suka dengan aroma menyengat
Ada hari dimana aku menangis pilu melihat siput yang terlindas
Ada hari dimana aku memilih berjalan sendirian menikmati hari
Ada hari dimana aku pergi bersama teman-teman ramai
Ada hari dimana aku berpikir serius
Ada hari dimana aku memikirkan mu dengan serius

Sederhana

Ingin kembali ke masa dimana aku berpikir, kucing itu lucu.
tidak membayangkan kesulitanya di jalanan.

Ingin kembali ke masa dimana aku melihat, orang dewasa bekerja.
tidak menjadi orang dewasa dengan kebingungan mau melakukan apa.

Ingin kembali ke masa bahwa romansa, selalu beakhir bahagia.
tidak merasakan patah hati terlampau dalam akibat salah menaruh cinta.

Ingin kembali ke masa, bukan segera mengakhiri masa.

Hanya si Cantik yang Boleh Bertingkah Imut

sejatinya begitulah dunia bekerja

tak perlu menulis lebih banyak kata

semakin diungkapkan

semakin terasa ketimpangan



Pemandangan dari Cafe

Kucing kurus melintas di jalan setapak sebelah cafe,
Tak memperdulikan orang-orang dibalik kaca megah 
Berhenti sejenak, tepat di titik orang-orang dapat melihatnya jelas
Kontras warna bulu putih-dekilnya diantara rerumputan hijau
Menjilati bulu-bulunya, menggarus telinganya, dan mulai... mengais-ngais tanah
Semua mata yang menatap terkesiap, tak siap menghadapi pemandangan itu
Kucing kurus itu mulai menunjukkan gestur buang hajat
Tepat sebelum terjadi, Anjing berbulu coklat menyalak dan berlari ke arah kucing kurus
Kucing kurus melompat dan langsung berlari terbirit-birit
Para penonton mengehmbuskan nafas
Bersyukur tak melihat kelanjutan situasi barusan
Jahat kah kita, manusia?

Tags