Dimana tanpa ada kata untukku
Dan kau berharap ku menyadari itu
Dengan hati yang sudah pernah patah dimasa lalu
Ku pernah sebenar-benar jatuh hati,
Merangkai masa depan dalam mimpi,
Hingga daun-daun berguguran
Hanya kutemukan kekeringan
Dimana bunga-bunga diatas sana
Menaungiku dengan harum semerbaknya
Satu-dua kelopak menyapu pipi
Sesekali seutuhnya
Hingga musim berganti
Bunga itu tak disana lagi
Tak pula kutunggu
Karena ku tau itu bukan pohon milikku
Dan ia mekar lagi, di musim yang lain
Menggodaku dengan warna-warna indah
Mengundangku tuk datang lagi
Hingga ku kembali tidur dibawahnya
Ku bangun dari lelap, menuntut sapuan darinya
Tak ada lagi kudapat selain angin panas
Bertahun kubiarkan saja, sampai ku lupa
Hingga akhirnya ku pergi dari sana
Dan kini kau inginkan ku jadi kekasihmu
Dimana tanpa ada kata untukku
Dan kau berharap ku menyadari itu
Dengan hati yang sudah pernah patah dimasa lalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kalau ada yang ga bagus tolong dikasi tau ya, biar penulis bisa menyempurnakan tulisannya :)
kalau ada ide lanjutan cerita juga di terima...
Makasih :D