Diriku sesungguhnya mudah sekali ditebak, tuansuka jika sukasedih jika sedihkecewa jika kecewatertawa saat merasa bahagiameninggikan suara saat amarah membalutmengecilkan suara jika kepercayaan diri menciutHatiku sesungguhnya lemah sekali, tuanmudah terbawa perasaanbaik sedikit pikiranku sudah kemana-manaimajinasiku jauh menuju masa depanbayanganku mengikuti alur ceritaah, memalukanTapi aku menah [...]
For Val - Sebuah Cerita Pendek untuk Mengenang
Post by
IYAH
Aku bangun dengan mata sembab pagi itu. Badanku terasa letih usai perjalanan panjang. Aku baru tiba di rumah semalam, sekitar pukul setengah sepuluh, setelah menempuh penerbangan malam.Karena kepalaku sedikit pusing, aku tak melakukan kebiasaanku seperti biasa—mencari smartphone begitu bangun tidur. Aku segera mandi untuk menyegarkan diri, mengenakan pakaian, dan bersiap untuk sarapan bersama kel [...]
Label:
Cerpen
Teori Ikatan Hati (Cerpen)
Post by
IYAH
Udara siang itu terasa gerah, angin sesekali bertiup pelan, membawa aroma kertas dan tinta dari dalam ruangan administrasi. Kampus mereka sedang program ecogreen time, jadi untuk mengurangi penggunaan listrik, pendingin ruangan dan pengeras suara dimatikan. Suasana terasa beitu lengang. Jendela-jendela dibuka. Karena pada dasarnya arsitektur kampus ini bagus, sirkulasi udara berlangsung baik. Han [...]
Label:
cerita pendek,
Cerpen
Hati Nurani Telah Mati
Post by
IYAH
Entah siapa Nur AniEntah dari mana dia datangDan entah kapan dia pergiKenapa bisa hatinya mati?Mungkin sel-selnya sudah tidak berfungsi?Karena rusak setelah organ pendukung lain malfungsi?Entah siapa Nur AniNamanya sering disebut-sebut di bangku sekolah dasarNamanya digaungkan pada pelajaran moral dan etikaTapi buat apa kita memikirkan Nur AniYang kita butuh kulit-kulit sehatBerkilauan agar parip [...]
Label:
puisi
Jalani saja
Post by
IYAH
aku tidak menyukai diriyang tidak mampu mengendalikan diriaku tidak menyukai hidupyang ingin mengakhiri hidupDimana salahnyaketidaktahuanDimana celahnyamerasa sendirianTak tau apakah perjalanan inimasih panjang atau besok berhentiMengapa yang lain bisa berlariseolah tak ada penghambat dihatiJiwa ku semakin sulit mengertibisakah aku mengendalikan diri
[...]
[...]
Label:
Melodi Kata,
puisi
A Garden
Post by
IYAH
It’s not my first time,This bloom within my chest,A seed so small, now sprawling,Turning calm into unrest.Should I hold it tightly?Or let it freely grow?Its roots dig deeper daily,Yet where it leads, I do not know.The petals ache with beauty,Each color speaks of pain,If I grip too hard, they crumble,If I let go, they reign.This seed, a gift—or accident—From hands that brushed my own,Did you mean [...]
Permintaan Ibu
Post by
IYAH
(Mungkin tak mewakili untuk beberapa kasus)----Jadilah bahagia seperti ibu mintaJangan tunjukkan wajah tersiksapergilah jika disana banyak lukaIbu doakan hidupmu lebih banyak tawaJangan menangis jika tak dipelukkuJika sedihmu terjadi disaat jauhPenuh pikir ibu ingin menyusulmuDoa ibu ingin hidupmu mudahPenuh ceria dipenuhi berkahMeski ujian datang dan pergiKembali pada ibu untuk menemaniLangkah [...]
Label:
Melodi Kata,
puisi,
sajak
Roman-Roman
Post by
IYAH
Jika romantis adalah memberi bungaMaka romantis juga dari tertawa bersamaJika romantis dengan mengajak ke restoran bintang limaMaka romantis juga dari kehadiran tak terdugaJika romantis adalah sebuah pelukanMaka romantis juga dari memberikan makananJika romantis adalah sebuah ciumanMaka romantis juga dengan memberi pujianJika romantis adalah pernyataan cintaMaka aku menerima dengan baik itu semua [...]
Label:
sajak
Unapologetically Free
Post by
IYAH
For everything they regret about me,I never regret it, wild and free.Their doubts, their fears, their whispered lies,Can't chain my soul, can't dim my eyes.I roam the edges, untamed, unbound,A rebel's heart where dreams resound.Their rules, their molds, they’re not for me,I carve my path, my destiny.Let storms rage on, let shadows creep,I'll dance in flames, I'll never weep.For every scar, a stor [...]
Segelas Kopi Robusta Tidak Bisa dibaca
Post by
IYAH
Aku menggaruk-garuk lengan sendiri yang tak gatal, menggoyangkan kaki ke lantai tak henti, rahang terasa keras, padahal ini sudah masuk waktu tidur malamku. Sudahpun terlewat beberapa jam. Seperti ada perasaan bersalah, lebih dari gelisah tak terarah.Jemariku kembali membuka layar ponsel pintar. Menutupnya. Membuka kembali. Entah apa yang dicari. Mencoba mengalihkan perhatian dengan melihat-lihat [...]
Label:
Cerpen
Langganan:
Postingan (Atom)
Tags
- Cerpen (33)
- HST (5)
- Melodi Kata (100)
- SPEAK UP (3)
- Teriakan Kata (7)