Diriku sesungguhnya mudah sekali ditebak, tuan
suka jika suka
sedih jika sedih
kecewa jika kecewa
tertawa saat merasa bahagia
meninggikan suara saat amarah membalut
mengecilkan suara jika kepercayaan diri menciut
Hatiku sesungguhnya lemah sekali, tuan
mudah terbawa perasaan
baik sedikit pikiranku sudah kemana-mana
imajinasiku jauh menuju masa depan
bayanganku mengikuti alur cerita
ah, memalukan
Tapi aku menahan semuanya, tuan
lama sekali prosesnya
hingga aku terlihat tak ada ekperesi apa-apa
hingga tawaku terlihat palsu
hingga sedihku ditutup canda
dan amarahku dianggap angin lalu saja
dan hingga perasaanku sama sekali tak terbaca
samar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kalau ada yang ga bagus tolong dikasi tau ya, biar penulis bisa menyempurnakan tulisannya :)
kalau ada ide lanjutan cerita juga di terima...
Makasih :D